Jumat, 23 Januari 2009

JawaBan Soal

JAwabaN SoaL:

1. Apa yang kamu ketahui tentang jaringan komputer dan kenapa jaringan komputer saat ini di perlukan ??

Jawab:
Jaringan Komputer adalah beberapa komputer yang dapat saling berhubungan, bukan hanya itu tetapi juga dapat berbagi fungsi hardware, sharing data dan sebagainya. Jaringan Komputer sangat di butuhkan karena akan memudahkan kita dalam berkomunikasi dan memudahkan pula dalam transfer data dengan tingkat kesalahan yang minim.

2. Apa yang kamu ketahui tentang jenis - jenis jaringan komputer

Jawab:
- LAN (Local Area Network )
LAN adalah rancangan dasar jaringan komputer yang bisa diartikan berupa dua buah komputer atau lebih yang dihubungkan melalui perantara media kabel atau wireless sehingga dapat saling melakukan akses. Bukan hanya komputer saja tetapi juga bisa menghubungkan perangkat lain seperti komputer server dan client, hub, bridge, repeater, printer dan lain-lain. LAN memungkinkan kita dapat melakukan share atas item dan resource yang terdapat di setiap komputer.
- WAN ( Wide Area Network )
WAN adalah kumpulan LAN yang terletak di berbagai lokasi. akan di butuhkan device jaringan yang dinamakan router untuk menghubungkan LAN-LAN ke sebuah WAN. Router berperan mengatur alur data dengan IP address antara LAN dan WAN yang berbeda dengan cara me-routingnya.
- MAN (Metropolitan Area Network )
MAN adalah pengembangan dari LAN yang menggunakan metode yang sama dengan LAN, tetapi daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan LAN yang hanya ada dalam satu ruangan, tetapi pada MAN cakupannya bisa merupakan satu RT atau beberapa kantor yang berada pada komplek yang sama.
- Internet
Internet adalah interkoneksi antar jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia yang bisa saling berkomunikasi dan bertukar informasi menggunakan standard Internet Protocol dan juga sebuah gateway berguna untuk melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang di perluka, baik perangkat keras ataupun perangkat lunak.
• Jaringan Tanpa Kabel [ WLAN ]
WLAN adalah jaringan yang menggunakan media tanpa kabel (Wireless) dan menggunakan sebuah alat bernama Access Point, USB Wireless dan lainnya. Frekuensi pada jaringan tanpa kabel biasanya adalah 2,4 Ghz.

3. Sebutkan dan jelaskan beberapa hal yang sangat penting untuk diketahui dalam membangun suatu jaringan ??

Jawab :
-Resource Sharing
Dengan adanya jaringan komputer sumberdaya yang dimiliki oleh komputer yang lain dapat digunakan secara bersama sama, begitu juga dengan sumberdaya yang dimiliki oleh komputer kita dapat digunakan oleh komputer yang lain.

-Reliabilitas tinggi
Jaringan komputer dapat membantu untuk mendapatkan reabilitas tinggi kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumbersumber alternative persediaan.

-Menghemat biaya (costreduce)
Dengan adanya jaringan komputer dalam berkomunikasi maka kita secara langsung maupun tidak langsung dapat mengurangi biaya yang seharusnya kita keluarkan untuk mengirimkan sebuah data.

-Keamanan data.
Dalam perkembangannya Sistem jaringan komputer juga memberikan perlindungan terhadap data. Perlindungan terhadap data diberikan dengan cara memberi aturan dalam hak akses pemakai jaringan tersebut yang bisa berupa username dan password, selain itu juga dengan menggunakan teknik perlindungan enkripsi tertentu sehingga dalam perkembangannya keamanan data yang diberikan akan lebih aman dan efektif.

-Integritas Data
Dengan adanya jaaringan komputer akan mencegah ketergantungan terhadap computer pusat karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat dilakukan secara distribusi.

-Komunikasi
Jaringan komputer menjadi jembatan penghubung untuk berkomunikasi antar pengguna. Dengan adanya jaringan komputer maka dua atau lebih orang dapat saling berkomunikasi baik bertukar data, suara maupun video tanpa dapat memungkinkan terjadinya komunikasi antara pengguna tanpa hambatan jarak dan geografis dan dalam waktu yang lebih singkat.

-Skalabilitas
Memiliki kemampuan untuk meningkatkan kinerja system secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya menambah sejumlah prosesor.

4. Media tranmisi dalam suatu jaringan komputer terdiri dari dua guided dan unguided.
Jelaskan perbedaan kedua transmisi tersebut ??

Jawab:
A. Media Transmisi Guided adalah transmisi data yang menggunakan konduktor fisik, misalnya Hub,Bridge,dan switch.
B. Media Transmisi unguided adalah media transmisi gelombang elektromagnetik /data tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contohnya adalah gelombang.

5. Sebutkan teknik-teknik underlying dalam dunia jaringan ??

Jawab :
Tekhnik-tekhnik underlying adalah tekhnik yang membutuhkan perangkat-perangkat lainnya agar antar komputer dapat terhubung. Perangkat-perangkat yang digunakan dalam tekhnik Underlying dapat berupa perangkat keras (Hardware) maupun perangkat lunak (Software).
Contoh dari perangkat keras dari tekhnik underlying yang dibutuhkan :
a. Hub/Switch
b. Bridge
c. router
d. kabel
e. Network Interface Card (NIC) atau yang sering kita sebut dengan LAN Card
Contoh perangkat lunak dari tehknik underlying kita butuhkan :
a. Windows
b. Linux
c. Novell, dll

6. Apa perbedaan dari kabel UTP dengan coaxial ?
Jawab:
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Secara fisik, kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) terdiri atas empat pasang dawai
medium. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 ohm. UTP
memilki diameter external 0.43 cm, hal ini memudahkan dalam hal instalasi. UTP juga
men-support arsitektur- arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat
popular.
Kelebihannya :
- Media dan ukuran konektor kecil.
- Kecepatan dan keluaran 10-100 Mbps.
- Biaya rata-rata per node murah.
Kekurangan dari kabel UTP adalah rentan terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Akan tetapi pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan.
Kabel Coaxial
Kabel Coaxial atau lebih populer dikenal dengan “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel koaksial dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh di antara node network. Repeater memang dapat juga diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan koaksial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal.
Ciri-ciri kabel coaxial antara lain adalah sebagai berikut :
- Media dan ukuran konektor medium
- Kecepatan dan keluaran 10 -100 Mbps.
- Panjang kabel maksimum yang diizinkan 500 m (medium).
- Biaya per node murah.
Perangka tperangkat lainnya agar antar komputer dapat terhubung. Perangkat perangkat itu
dapat berupa perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software).
Contoh dari perangkat keras yang dibutuhkan untuk membuat sebuah jaringan komputer
sederhana :
1. Hub/Switch
2. Bridge
3. router
4. kabel
5. Network Interface Card (NIC) atau yang sering kita sebut dengan LAN Card

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jaringan LAN, MAN dan WAN.
Jawab:
- Local Area Network (LAN)
Local area network adalah jaringan lokal atau jaringan private yang ada dalam satu gedung atau dalam satu ruangan jaringan ini juga di sebut sebagai jaringan lokal. LAN biasa di gunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan satu resource secara bersamasama, misalnya penggunaan printer secara bersama-sama, penggunaan media penyimpanan secara bersama, dan lain-lain. Dalam LAN, terdapat satu computer yang basanya dijadikan file server. Fungsinya adalah untuk memberikan layanan perngkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan, dan menyimpan file. Selain ada computer server, ada pula computer lain yang terhubung dalam jaringan network) yang disebut dengan workstation (client).
- Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network adalah pengembangan dari LAN yang menggunakan metode yang sama dengan LAN, tetapi daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan LAN yang hanya ada pada satu ruangan atau gedung, tetapi pada MAN cakupannya bisa merupakan satu RT atau beberapa kantor yang berada dalam komplek yang sama.
- Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network dengan cakupan yang lebih luas lagi, cakupannya meliputi satu kawasan, satu pulau atau satu negara bahkan benua. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu computer dengan computer lainnya dengan menggunalan satelit atau kabel bawah laut. Komunikasi dan transformasi data dapat dilakukan dalam beberapa menit antar computer dari beberapa wilayah atau dari beberapa negeri dengan menggunakan mesin atau komputer yang disebut dengan host.

8. Sebutkan 5 perangkat keras jaringan dan jelaskan secara rinci satu persatu?
Jawab:
a. HUB
HUB merupakan salah satu hardware jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus tetapi pada HUB memiliki kekurangan karena tidak dapat menyimpan MAC Address sehingga dalam transfer data, data dikirim secara broadcast dan itu mengurangi kecepatan transfer. HUB dalam layer OSI berada pada layer physical.
b. Switch
Switch merupakan sebuah alat yang berfungsi seperti HUB, tetapi Switch memiliki kelebihan untuk menyimpan MAC Address sehingga dalam mentransfer data, data tidak dibroadcast tetapi langsung dikirim ke alamat yang dituju.
c. Bridge
Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan yang berbeda atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber.
d. Router
Router adalah sebuah alat yang biasa disebut "jembatan". Mengapa disebut jembatan? Karena pada fungsinya, router berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih IP yang berbeda. Ada 2 jenis Router yaitu PC Router dan Router.
e. Access Point
Access Point atau yang lebih dikenal dengan AP adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client-server. AP merupakan sebuah alat utama yang digunakan untuk membuat sebuah hotspot. AP ini menggunakan frekuensi 2.4 GHz

9. Apakah fungsi Hub dalam jaringan?
Jawab:
Fungsi HUB adalah: merupakan alat penghubung computer sekaligus penghubung antar HUB dengan cara menggunakan kabel dengan konfigurasi kabel crossover. Perbedaan hub dengan switch adalah switch memiliki kelebihan yaitu dapat mengenali IP yang dituju sehingga tidak perlu mengirim ke seluruh port yang ada.

10. Sebutkan topologi jaringan dan jelaskan kelemahan dan keuntungan dari masing-masing topologi tersebut?
Jawab:
-Topologi BUS
Topologi jaringan jenis ini menggunakan sebuah kabel pusat yang sering disebut dengan backbone yang merupakan media utama dari jaringan. Terminal atau host yang akan membangun jaringan dihubungkan dengan kabel utama yang merupakan inti dari jaringan. Data yang dikirimkan akan langsung menuju terminal yang dituju tanpa harus melewati terminal atau host yang dalam jaringan. Tidak bekerjanya sebuah komputer tidak akan menghentikan kerja dari jaringan. Jaringan tidak akan bekerja ketika kabel utamanya putus. Pada topologi Bus diguna-kan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubung-kan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sebuah komputer client maka akan terjadi putus jaringan.
Keuntungan :
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
- Tidak membutuhkan kendali pusat
- Penambahan dan pengurangan terminal tanpa mengganggu operasi yang sedang berjalan
Kerugian :
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Keamanan data kurang terjamin
- Kecepatan akan menurun bila klien bertambah
#Topologi Star
Dalam topologi star, sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi, maksudnya semua komputer mengelilingi Hub pusat yang mengontrol komunikasi jaringan dan dapat berkomunikasi dengan Hub lain. Batas jarak komputer dengan Hub kurang lebih sekitar 100 meter. Setiap titik koneksi pada jaringan akan berkomunikasi melalui titik koneksi pusat atau konsentrator terlebih dahulu sebelum menuju server. Jaringan lebih fleksibel danluas dibandingkan dengan dua topologi yang lainnya.
Keuntungan :
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian :
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
#Topologi Ring
Topologi ini mirip dengan topologi bus, tetapi kedua terminal yang berada di ujung saling dihubungkan, sehingga menyerupai seperti cincin. Setiap paket data yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewatinya. Jika bukan untuk nya , paket dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam jaringan saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada satu terminal maka seluruh jaringan akan terganggu. Namun paket data mengalir satu arah sehingga dapat menghindari terjadinya tabrakan.
Keuntungan :
• Hemat Kabel dan dapat melayani lalu lintas yang padat dengan risiko tabrakan data yang kecil
Kerugian :
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
• Kerusakan pada media pengiriman dan terminal dapat menyebabkan kelumpuhan kerja seluruh jaringan, dan lambat karena pengiriman data berdasarkan antrian.
#Topologi Pohon
Pada jaringan Topologi pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node -6 sebelum berakhir pada node-7.
Kelebihan dari topologi pohon adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal kekurangan serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompk lainnya yang berada di bawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

11. Jelaskan perbedaan antara jaringan yang bersifat Client-server dan peer-to-peer.
Jawab:
• Jaringan Client-Server
Server adalah computer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan :
• Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
• Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan system keamanan jaringan.
• Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan clientserver backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Sedangkan Kelemahannya antara lain :
• Biaya operasional relatif lebih mahal.
• Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
• Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
• Peer-to-Peer
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

12. FDDI merupakan protocol yang diberikan oleh ITU-T dalam jaringanLAN. Jelaskanlah metode akses ari FDDI dan bagaimana transmisi data pada FDDI.
Jawab:
FDDI adalah protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU -T. FDDI mendukung laju data 100 MBps, sehingga menjadi aternatif pengganti ethernet dan token ring. FDDI dalam implementasinya harus menggunakan kabel serat optik, sehingga dari segi biaya adalah sangat mahal.
Metoda akses: Token passing FDDI dalam metoda akses sama dengan Token Ring yakni token passing

Senin, 12 Januari 2009

RT/Rw NeT

RT/RW Net adalah suatu gagasan yang ditujukan untuk membangun suatu jaringan komputer antartetangga yang dapat mengakses internet secara bersama-sama.

Instalasi Jaringan untuk membangun suatu jaringan tentu diperlukan biaya yang lumayan, begitu juga dengan jaringan RT/RW Net.

Hal-hal yang perlu disiapkan dan diperhitungkan:

  • Mengumpulkan sejumlah rumah yang ingin memiliki akses internet.
  • Memiliki koneksi internet ke salah satu ISP
  • Untuk membuat jaringan antarrumah bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan kabel atau nirkabel. Jika mau menghemat biaya, bisa menggunakan jaringan kabel. Tapi bisa juga dengan mengombinasikan keduanya jika jaraknya cukup jauh. Apabila menggunakan jaringan kabel, Anda perlu membeli beberapa perangkat.
  • Untuk pembelian hub dan kabel bisa dilakukan secara patungan, kira-kira sebesar Rp 100.000 per rumah. Perlu pula membeli Ethernet Card yang harganya sekitar Rp 100.000 per unit.Jadi, untuk biaya awal yang diperlukan untuk investasi infrastruktur Rp 850.000 yang dikeluarkan hanya sekali saja.
  • Biaya yang digunakan per bulan sebesar Rp 275.000.
  • Harga di atas bisa lebih murah lagi jika anggotanya bisa lebih banyak.
  • Untuk memasang jaringan RT/RW Net, diperlukan satu rumah yang menjadi pusat dari jaringan ini, yang bisa disebut Network Operating Centre ( NOC ). Prinsipnya komputer di rumah ini menjadi server bagi pelanggan lainnya. Di rumah inilah akan terpasang sambungan dari ISP melalui perangkat modem berkecepatan tinggi, dan didistribusikan ke rumah-rumah lain melalui hub. Dari hub ini, ditarik kabel UTP RJ-45 ke rumah setiap anggota RT/RW Net. Hanya saja ada kendala pada pemasangan kabel ini, karena ada batas maksimal jarak kabel ini dari pusatnya, yaitu 100 meter. Jika lebih dari 100 meter, maka harus ditambah satu hub lagi yang berfungsi sebagai repeater. Agar lebih awet, kabel ini bisa dilindungi dengan pipa pralon plastik sehingga lebih tahan dari gangguan.Karena jaringan ini sama saja seperti jaringan biasa, maka untuk software-nya bisa digunakan Microsoft Windows 2000/2003 untuk di server, dan Windows XP untuk di komputer-komputer lainnya.Setelah semuanya saling terhubung, maka jadilah jaringan RT/RW Net ini. Dengan jaringan ini, para anggotanya dapat memiliki akses internet tak terbatas selama 24 jam sehari, 365 hari setahun, dengan biaya yang masih terjangkau.

Langkah-langkah pembuatan:


LANGKAH 1

Siapkan semua piranti yang Anda butuhkan seperti OfficeConnect 56 K LAN Modem, kabel telepon analog (RJ11), ethernet card (NIC), kabel ethernet (RJ45), obeng, dan CD Windows XP/server 2003 Installer. Sebelum membeli kabel, ukur dulu jarak komputer yang akan saling dihubungkan, jarak dengani modem LAN dan piranti lainnya. Agar tak menyulitkan, saat Anda membeli kabel RJ 11 atau RJ 45, mintalah kedua ujung kabel itu dipasangi konektornya.


LANGKAH 2

Pasang LAN card pada masing-masing CPU


LANGKAH 3

Ketika PC Anda dan sistem Windows-nya sudah mulai berjalan, maka LAN card tadi akan terdeteksi secara otomatis. Setelah itu akan muncul layar konfigurasi untuk memandu Anda mengonfigurasi LAN card itu, yang menampilkan beberapa isian. Pertama adalah untuk nama komputer, yang bisa Anda isi sesuai keinginan, asalkan berbeda dengan komputer yang lain. Kedua, nama jaringan komputer. Nama ini adalah nama untuk jaringan komputer tempat komputer Anda akan terkoneksi. Makanya, nama ini mesti seragam, sama dengan nama yang diisikan ke dalam komputer lainnya. Bila sudah, klik [OK].


LANGKAH 4

Memasang modem LAN. Masukkan kabel ethernet (RJ 45) ke dalam port yang ada dalam modem LAN yang diberi label LAN.


LANGKAH 5

Masukkan kabel analog telepon (RJ 11) ke dalam port LAN modem bertuliskan Line. Masukkan ujung lainnya ke dalam port di adapter untuk sambungan telepon dan koneksi internet. Anda juga bisa menghubungkan modem LAN ke pesawat telepon. Caranya, masukkan salah satu ujung kabel telepon (RJ 11) ke dalam port bertuliskan Phone pada modem, dan masukkan ujung lainnya ke dalam port pada pesawat telepon.


LANGKAH 6

Setelah semua terhubung, koneksikan kabel power ke modem. Perhatikan sinyal di panel depan. Setelah terkoneksi dengan sumber listrik, sinyal bertuliskan PWR dan AA akan menyala. Sinyal dengan icon "tanda seru" berwarna oranye akan berkelap-kelip sementara, dan setelah itu sinyal AA akan mati. Yang tetap menyala hanyalah sinyal PWR.


LANGKAH 7

Perhatikan sinyal di bawah tulisan LAN Status, apakah sudah menyala. Jika sudah, jaringan sudah mulai dapat dioperasikan dan instalasi selesai. Kini Anda sudah bisa mengoneksikan beberapa komputer lainnya, notebook atau printer ke modem LAN untuk membentuk sebuah jaringan.

LANGKAH 8

Setting modem.


Mengeset TCP/IP:

LANGKAH 1

Dalam penggunaannya, modem LAN ini mesti dioptimalkan dengan pengalamatan IP (IP addressing), sehingga modem LAN dapat difungsikan sebagai server DHCP. Untuk itu, TCP/IP mesti diset terlebih dahulu. Klik [Start], [Settings], lalu [Control Panel]. Klik dua kali icon [Network] pada Control Panel.

LANGKAH 2

Setelah muncul boks Network, klik [Configuration]. Jika TCP/IP telah muncul pada daftar komponen jaringan, berarti protokol ini telah terinstal. Jika belum, dari boks Network, klik [Add]. Setelah muncul boks dialog Select Network Component Type, pilihlah [Protocol] [Add]. Kini boks dialog Select Network Protocol muncul. Dari boks berisi daftar merek produk, pilihlah [Microsoft], dan dari daftar Network Protocols, pilih [TCP/IP], [OK].

LANGKAH 3

Sebaiknya dalam pemasangan modem LAN ini Anda menggunakan default setting TCP/IP. Caranya, buka sekali lagi Control Panel, klik dua kali [Network] untuk membuka boks Network. Klik [Configuration], lalu klik TCP/IP yang ada di daftar komponen network. Klik tab [IP Address], lalu klik opsi [Obtain IP Address automatically].

LANGKAH 4

Klik tab [WINS Configuration] dan klik [Use DHCP for WINS Resolution]. Sekarang klik tab [DNS Configuration] dan klik opsi [Disable DNS], lalu [OK] untuk menutup jendela TCP/IP Properties. Klik [OK] sekali lagi untuk menutup boks Network. Sekarang, restart PC Anda.

Koneksi ke Internet:


LANGKAH 5

Sebelum memulai tahap ini, Anda mesti memiliki aplikasi web browser dahulu.. Bila sudah, sekarang buka aplikasi web browser Anda.

LANGKAH 6

Jika ini adalah pertama kalinya Anda mengakses internet, maka Anda menjumpai Internet Connection Wizard. Jika "ya", klik [Next] dalam boks. Setelah layar Setup Options muncul, pilihlah opsi dengan cara mengeklik bulatan di depannya, lalu klik [Next]. Setelah muncul boks Set Up Your Internet Connection, pilih opsi [Select Connect using my local area network (LAN)], [Next]. Untuk empat boks yang akan muncul kemudian, klik opsi [No option], [Next]. Habis itu akan muncul keterangan Complete Configuration lalu klik [Finish].


LANGKAH 7

Jika komputer sudah diset dan siap untuk akses internet, aplikasi web browser Anda akan memunculkan LAN Modem welcome screen. Klik link [Click here to continue]. Setelah itu akan muncul boks pemberitahu-an, LAN Modem Clock sedang disinkronisasi dengan tanggal dan waktu sesuai PC Anda.


LANGKAH 8

Ketika proses sinkronisasi selesai, akan muncul layar Set Password. Password ini digunakan untuk masuk ke akses konfigu-rasi program LAN Modem. Jika Anda ingin mencegah orang agar tak sembarangan masuk ke akses ini, ketik password pada dua kotak yang disediakan dan ingat baik-baik, lalu klik [Submit]. Habis ini akan ada pilihan versi setting LAN Modem. Klik link [56K LAN Modem].


LANGKAH 9

Jika saluran telepon Anda sudah terpasang, maka LAN Modem secara otomatis akan membuka layar ISP Wizard pada web browser Anda. Isikan user ID dan password untuk koneksi ke ISP, dan DNS address dari ISP. Untuk yang terakhir, bila Anda tidak tahu, kosongkan saja. Kini masukkan data tadi ke dalam boks-boks isian, lalu klik [Continue]. LAN modem kini akan berkoneksi dengan ISP Anda. Dan jika telah terhubung, browser Anda akan menampil-kan halaman web LAN Modem. Anda sudah memasuki internet.

Printer dan File Sharing:


LANGKAH 10

Klik [Start], [Settings], lalu [Control Panel]. Klik dua kali [Network] pada jendela control panel. Setelah itu akan muncul boks Network. Klik [Configuration]. Pastikan "File and Printer sharing for Microsoft Networks" sudah muncul pada daftar komponen jaringan Anda. Namun jika belum, klik tombol [File and Print Sharing...]. Pada boks File and Print, beri tanda centang pada dua opsi yang ada, kemudian klik tombol [OK] dua kali. Restart PC Anda.


LANGKAH 11

Maksud file sharing adalah kita dapat membuka akses folder file atau drive dalam PC kita, agar bisa dilihat dan dimanfaatkan oleh user lain satu jaringan dengan kita. Dan juga sebaliknya. Caranya, buka fasilitas Windows Explorer Anda dengan menge-klik [Start], [Programs], lalu cari Windows Explorer dan klik. Tentukan folder atau drive yang ingin Anda share, lalu lakukan klik kanan pada folder tersebut, dan klik [Sharing].

LANGKAH 12

Muncul boks dialog Properties dengan tab [Sharing]. Klik opsi [Shared As]. Setelah itu pilih jenis akses terhadap folder , yang terdiri atas opsi Full, Read-Only, dan Depends on a Password. Pilih salah satu opsi , klik [OK] agar foldernya bisa diakses.

LANGKAH 13

Untuk mengakses folder atau drive yang sudah di-share, klik dua kali icon [Network Neighborhood] pada desktop Anda, atau dalam Windows Explorer. Cari di folder yang dimaksud. Bila sudah ketemu, klik dua kali folder itu.

LANGKAH 14

Untuk membatalkan sharing suatu folder, lakukan seperti pada Langkah 11. Pada boks Properties, klik [Not Shared] dengan cara mengekliknya. Secara otomatis, folder Anda tadi tidak akan bisa dilihat-lihat lagi oleh user lain.

LayaR Osi

PENGERTIAN & FUNGSI 7 LAYER

MODEL OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI)





I. PENGERTIAN



Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.



Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:



7th
- Layer : Application
Services

6th
- Layer : Presentation
Services

5th
- Layer : Session
Communications

4th
- Layer : Transport
Communications

3rd
- Layer : Network
Communications

2nd
- Layer : Data-link
Physical connections

1st
- Layer : Physical
Physical connections


Tabel MODEL OSI



Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.







II. FUNGSI LAYER



1. Layer Physical

Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.



2. Layer Data-link

Layer ini sedikit lebih "cerdas" dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.



3. Layer Network

Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network

Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
Mendeteksi Error
Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
Mengendalikan aliran




4. Layer Transport

Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.



5. Layer Session

Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.



6. Layer Presentation

Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.



7. Layer Application

Layer ini adalah yang paling "cerdas", gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.



III. KOMPONEN JARINGAN DAN PROTOKOL LAYER



Layer 1 - Physical
Network components:

Repeater
Multiplexer
Hubs(Passive and Active)
TDR
Oscilloscope
Amplifier
Protocols:

IEEE 802 (Ethernet standard)
IEEE 802.2 (Ethernet standard)
ISO 2110
ISDN





Layer 2 - Datalink
Network components:

Bridge
Switch
ISDN Router
Intelligent Hub
NIC
Advanced Cable Tester

Protocols:

Media Access Control:

Communicates with the adapter card

Controls the type of media being used:

802.3 CSMA/CD (Ethernet)
802.4 Token Bus (ARCnet)
802.5 Token Ring
802.12 Demand Priority
Logical Link Control

error correction and flow control
manages link control and defines SAPs
802.2 Logical Link Control










3. Layer 3 (Network)

Network components:

Brouter
Router
Frame Relay Device
ATM Switch
Advanced Cable Tester

Protocols:

IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
IGMP;
IPX
NWLink
NetBEUI
OSI
DDP
DECnet




4. Layer 4 - Transport

Network components:

Gateway
Advanced Cable Tester
Brouter
Protocols:

TCP, ARP, RARP;
SPX
NWLink
NetBIOS / NetBEUI
ATP




5. Layer 5 - Session

Network components:

Gateway
Protocols:

NetBIOS
Names Pipes
Mail Slots
RPC




Layer 6 - Presentation
Network components:

Gateway
Redirector
Protocols:

None










Layer 7 - Application
Network components:

Gateway



Protocols:

DNS; FTP
TFTP; BOOTP
SNMP; RLOGIN
SMTP; MIME;
NFS; FINGER
TELNET; NCP
APPC; AFP
SMB

Cara Membuat Web Server pada Windows 2000 Server

A. Pendahuluan
WEB atau istilah lengkapnya web site atau juga sering disebut home page adalah suatu halaman yang berisi sejumlah informasi yang dapat diakses dan dibaca melalui system jaringan dengan menggunakan program browser. Informasi yang dapat ditampilkan lewat web dapat berupa tulisan, gambar, dan bahkan audio visual pun bisa ditampilkan. Untuk contoh terakhir misalnya berita televisi liputan 6 dari SCTV bisa diakses dari internet dengan alamat www.liputan6.com. Untuk memasang web agar bisa di baca oleh orang lain dari komputer lain didalam system jaringan, baik jaringan local (LAN) maupun jaringan berbasis luas (WAN dan Internet) maka memerlukan program yang dapat memberikan layananweb atau web server. Web server ada yang dibuat secara terpadu dengan program system operasi dan secara terpisah. Program web server ada banyak jenisnya, seperti apache, abbys, xitami dan IIS. Untuk program web server IIS sudah menjadi satu paket di dalam system operasi Windows 2000 server.

2. Langkah – langkah instalasi dan konfigurasi web Server

A. Mendefinisikan Web Site
1. Jalankan program Internet Service Manager yang telah terinstal di komputer server dengan cara klik tombol Star > Program > Administrative Tools > Internet Service Manager, hingga muncul tampilan IIS.
2. Dari tampilan program IIS, kemudian buat sebuah web site dengan langkah klik
tombol action hingga muncul menu baru, lalu pilih New >>WebSite.
3. Kemudian muncul ucapan selamat datang pada program panduan (wizard) untukmembuat web site seperti tampak pada gambar 9, lalu pilih tombol Next hingga muncul tampilan seperti pada gambar 10. Untuk bagian description isi nama website yang akan kita buat, misalnya : movingcel.com lalu pilih next.
4. Selanjutnya pilih tombol next, hingga muncul tampilan menu untuk pemilihan IPAddress dan nomor port untuk web site yang akan kita buat.
5. Pada langkah berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul menu untuk memilih lokasi direktori tempat menyimpan data data web site yang biasanya berada di Drive C:\Inetpub\wwwroot.
6. Berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul tampilan pengaturan hak akses website kita beri tanda cek pada read, run script, execute, browse.
7. Selanjutnya pilih tombol Next, hingga muncul konfirmasi bahwa proses pembuatan web site secara terpandu sudah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhirinya.
8. Setelah menekan tombol finish, maka akan kelihatan pada program IIS akan muncul nama web site yang dibuat dengan sejumlah file dan direktori yang ada.


B. Mengkonfigurasi Server Extensions

Setelah pendefinisian web site telah selesai, maka dilanjutkan dengan pengaturan konfigurasi server extension. Dengan langkah sebagai berikut :

1. Dari menu IIS,kemudian pilih dan klik tombol action >> All Tasks >> Configure Server Extension Kemudian muncul tampilan selamat dating pada program server extension configurations.
2. Kemudian pilih Next, hingga muncul tampilan pembuatan kelompok windows kemudian klik next.
3. Pilih Next, sehingga akan muncul tampilan untuk pengisian email server Pada dialog ini kita pilih No, I’ll do it latter. Hal ini karena pada Windows 2000 server belum dilengkapi dengan program mail server. Sehingga untuk penggunaan email, perlu bantuan program yang lain.
4. Selanjutnya kita pilih Next, hingga muncul tampilan finish yang menginformasikan bahwa kegiatan konfigurasi server extension sudah selesai

3.Mengkonfigurasi DNS (Domain Name Sytem ) Server

DNS merupakan suatu protocol yang berfungsi untuk menjembatani antara alamat jaringan dalam bentuk IP addres yang berupa angka – angka menjadi kata – kata yang mudah di ingat dan dapat menjadi identitas dari suatu lembaga. Dalam konfigurasi DNS Server ini terdiri dari dua kelompok, yaitu :

A. Mendefinisikan New Zone
1. Jalankan program DNS dengan cara pilih tombol Start >> Program >> Administrativ Tools >> DNS kemudian muncul menu new zone Buat New Zone dengan cara klik Action lalu pilih New. Sehingga akan muncul tampilan ucapan selamat datang dalam pembuatan new zone.
2. Pilih Next, hingga muncul tampilan pemilihan zone type lalu pilih standard
primary.
3. Pilih Next, hingga muncul tampilan pengisian nama zone yang mau dibuat. Ketik movingcel.com.
4. Pilih Next, hingga akan tampil nama file movingcel.com.dns sebagai tanda telah
berhasil pembuatan zone baru movingcel.com.
5. Pilih Next, sehingga akan muncul informasi bahwa pembuatan zone baru secara
terpandu telah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhiri proses pembuatan zone movingcel.com.


B. Mendefinisikan New Host

Dalam pendefinisian new host ini dimaksudkan agar alamat web menjadi komplit dari
yang movingcel.com menjadi www.movingcel.com. Langkah langkah pembuatan new host adalah sebagai berikut :


1. Dari tampilan DNS kemudian cari nama web site yang sudah dibuat dalam zone create
2. Dari tampilan DNS kemudian pilih tombol action atau pilih movingcel.com
kemudian klik kanan hingga muncul menu pop up.
3. Lalu klik new host. lalu kit isi name : www dan ip address : isi sesuai IP Address kita.
4. Pilih tombol Add Host lalu tekan tombol Done, sehingga jika proses pembuatan berhasil akan muncul tampilan yang memberikan informasi bahwa pembuatan new host telah sukses.
5. Dengan menekan tombol done, maka akan muncul menu DNS dengan tambahan
www pada bagian forward zone movingcel.com.


4. Melakukan pengaturan property web site

Pengaturan ini dimaksudkan agar setiap kita mengakses web site dengan mengetikan alamat www.movingcel.com pada address bar program browser (internet explorer) maka server akan mengarahkan kita untuk membuka file index.html sebagai halaman utama web site tersebut. Langkah pengaturan web site sebagai berikut:

1. Masih dari program IIS, kemudian pilih nama web site yang ada : movingcel.com lalu pilih tombol action, hingga muncul menu pop up lalu klik tombol properties
2. Pemilihan menu properties pada movingcel.com akan memunculkan dialog properties.
3. Pilih tab Documents untuk pembuatan file index.html dengan cara pilih tombol add lalu ketik nama file : index.html pada kotak isiannya.
4. Pembuatan file index.html sudah berhasil dengan posisi masih dibawah, sehingga perlu digeser keatas dengan menekan tombol naik di sebelah kiri nama file hingga berada paling atas.

Proses pengaturan web site : movingcel.com sudah selesai, lalu tekan tombol ok maka web site sudah dapat di jalankan dengan cara membuka program browser (internet explorer) dari komputer server dan komputer yang lain, lalu pada bagian address bar ketik : http://www.movingcel.com Jika mampu program browser mampu menampilkan halaman seperti gambar 41, maka proses konfigurasi web server (IIS) dan DNS server telah berhasil. Jika belum maka ulangi langkah- langkah tersebut diatas dengan teliti dan hati – hati.


Semoga Berhasil!!!!!!!!!

Cara Membuat Web Server Pada winDows 2000 SerVer

A. Pendahuluan
WEB atau istilah lengkapnya web site atau juga sering disebut home page adalah suatu halaman yang berisi sejumlah informasi yang dapat diakses dan dibaca melalui system jaringan dengan menggunakan program browser. Informasi yang dapat ditampilkan lewat web dapat berupa tulisan, gambar, dan bahkan audio visual pun bisa ditampilkan. Untuk contoh terakhir misalnya berita televisi liputan 6 dari SCTV bisa diakses dari internet dengan alamat www.liputan6.com. Untuk memasang web agar bisa di baca oleh orang lain dari komputer lain didalam system jaringan, baik jaringan local (LAN) maupun jaringan berbasis luas (WAN dan Internet) maka memerlukan program yang dapat memberikan layananweb atau web server. Web server ada yang dibuat secara terpadu dengan program system operasi dan secara terpisah. Program web server ada banyak jenisnya, seperti apache, abbys, xitami dan IIS. Untuk program web server IIS sudah menjadi satu paket di dalam system operasi Windows 2000 server.

2. Langkah – langkah instalasi dan konfigurasi web Server

A. Mendefinisikan Web Site
1. Jalankan program Internet Service Manager yang telah terinstal di komputer server dengan cara klik tombol Star > Program > Administrative Tools > Internet Service Manager, hingga muncul tampilan IIS.
2. Dari tampilan program IIS, kemudian buat sebuah web site dengan langkah klik
tombol action hingga muncul menu baru, lalu pilih New >>WebSite.
3. Kemudian muncul ucapan selamat datang pada program panduan (wizard) untukmembuat web site seperti tampak pada gambar 9, lalu pilih tombol Next hingga muncul tampilan seperti pada gambar 10. Untuk bagian description isi nama website yang akan kita buat, misalnya : movingcel.com lalu pilih next.
4. Selanjutnya pilih tombol next, hingga muncul tampilan menu untuk pemilihan IPAddress dan nomor port untuk web site yang akan kita buat.
5. Pada langkah berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul menu untuk memilih lokasi direktori tempat menyimpan data data web site yang biasanya berada di Drive C:\Inetpub\wwwroot.
6. Berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul tampilan pengaturan hak akses website kita beri tanda cek pada read, run script, execute, browse.
7. Selanjutnya pilih tombol Next, hingga muncul konfirmasi bahwa proses pembuatan web site secara terpandu sudah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhirinya.
8. Setelah menekan tombol finish, maka akan kelihatan pada program IIS akan muncul nama web site yang dibuat dengan sejumlah file dan direktori yang ada.


B. Mengkonfigurasi Server Extensions

Setelah pendefinisian web site telah selesai, maka dilanjutkan dengan pengaturan konfigurasi server extension. Dengan langkah sebagai berikut :

1. Dari menu IIS,kemudian pilih dan klik tombol action >> All Tasks >> Configure Server Extension Kemudian muncul tampilan selamat dating pada program server extension configurations.
2. Kemudian pilih Next, hingga muncul tampilan pembuatan kelompok windows kemudian klik next.
3. Pilih Next, sehingga akan muncul tampilan untuk pengisian email server Pada dialog ini kita pilih No, I’ll do it latter. Hal ini karena pada Windows 2000 server belum dilengkapi dengan program mail server. Sehingga untuk penggunaan email, perlu bantuan program yang lain.
4. Selanjutnya kita pilih Next, hingga muncul tampilan finish yang menginformasikan bahwa kegiatan konfigurasi server extension sudah selesai

3.Mengkonfigurasi DNS (Domain Name Sytem ) Server

DNS merupakan suatu protocol yang berfungsi untuk menjembatani antara alamat jaringan dalam bentuk IP addres yang berupa angka – angka menjadi kata – kata yang mudah di ingat dan dapat menjadi identitas dari suatu lembaga. Dalam konfigurasi DNS Server ini terdiri dari dua kelompok, yaitu :

A. Mendefinisikan New Zone
1. Jalankan program DNS dengan cara pilih tombol Start >> Program >> Administrativ Tools >> DNS kemudian muncul menu new zone Buat New Zone dengan cara klik Action lalu pilih New. Sehingga akan muncul tampilan ucapan selamat datang dalam pembuatan new zone.
2. Pilih Next, hingga muncul tampilan pemilihan zone type lalu pilih standard
primary.
3. Pilih Next, hingga muncul tampilan pengisian nama zone yang mau dibuat. Ketik movingcel.com.
4. Pilih Next, hingga akan tampil nama file movingcel.com.dns sebagai tanda telah
berhasil pembuatan zone baru movingcel.com.
5. Pilih Next, sehingga akan muncul informasi bahwa pembuatan zone baru secara
terpandu telah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhiri proses pembuatan zone movingcel.com.


B. Mendefinisikan New Host

Dalam pendefinisian new host ini dimaksudkan agar alamat web menjadi komplit dari
yang movingcel.com menjadi www.movingcel.com. Langkah langkah pembuatan new host adalah sebagai berikut :


1. Dari tampilan DNS kemudian cari nama web site yang sudah dibuat dalam zone create
2. Dari tampilan DNS kemudian pilih tombol action atau pilih movingcel.com
kemudian klik kanan hingga muncul menu pop up.
3. Lalu klik new host. lalu kit isi name : www dan ip address : isi sesuai IP Address kita.
4. Pilih tombol Add Host lalu tekan tombol Done, sehingga jika proses pembuatan berhasil akan muncul tampilan yang memberikan informasi bahwa pembuatan new host telah sukses.
5. Dengan menekan tombol done, maka akan muncul menu DNS dengan tambahan
www pada bagian forward zone movingcel.com.


4. Melakukan pengaturan property web site

Pengaturan ini dimaksudkan agar setiap kita mengakses web site dengan mengetikan alamat www.movingcel.com pada address bar program browser (internet explorer) maka server akan mengarahkan kita untuk membuka file index.html sebagai halaman utama web site tersebut. Langkah pengaturan web site sebagai berikut:

1. Masih dari program IIS, kemudian pilih nama web site yang ada : movingcel.com lalu pilih tombol action, hingga muncul menu pop up lalu klik tombol properties
2. Pemilihan menu properties pada movingcel.com akan memunculkan dialog properties.
3. Pilih tab Documents untuk pembuatan file index.html dengan cara pilih tombol add lalu ketik nama file : index.html pada kotak isiannya.
4. Pembuatan file index.html sudah berhasil dengan posisi masih dibawah, sehingga perlu digeser keatas dengan menekan tombol naik di sebelah kiri nama file hingga berada paling atas.

Proses pengaturan web site : movingcel.com sudah selesai, lalu tekan tombol ok maka web site sudah dapat di jalankan dengan cara membuka program browser (internet explorer) dari komputer server dan komputer yang lain, lalu pada bagian address bar ketik : http://www.movingcel.com Jika mampu program browser mampu menampilkan halaman seperti gambar 41, maka proses konfigurasi web server (IIS) dan DNS server telah berhasil. Jika belum maka ulangi langkah- langkah tersebut diatas dengan teliti dan hati – hati.

PC CLONING CITRIX METAFRAME XP

TEKNOLOGI PC CLONING / THIN CLIENT PC

Cloning merupakan efisiensi dalam penggunaan software dan hardware. Software hanya diinstal di Server, kemudian diklon untuk penggunaan bersama beberapa client, bahkan untuk program aplikasi besar seperti CorelDraw,AutoCAD, Photoshop, juga untuk akses ke Internet bersama-sama.Untuk melakukan cloning, diperlukan software.
CITRIX adalah satu software yang mampu melakukan cloning dengan mudah dan cepat.CITRIX menggunakan sistem operasi Server Windows NT 4 Terminal Server dan Windows 2000 Family Server (Windows 2000 Server, Advance Server, Data Center). Sedangkan untuk client bisa menggunakan sistem DOS, Windows 3.1, Windows95 maupun Windows98.Cocok untuk pengembangan sistem informasi antar divisi, lab. sekolah, laboratorium komputer, rental komputer, warnet dan lain-lain.

FITUR THIN CLIENT TECHNOLOGY / DISKLESS WORKSTATION / PC CLONING :
1. Bekerja dengan sistem operasi Windows NT 4.0 Terminal Server atau Windows 2000.
2. Resolusi pixel standar, 800x600 atau lebih tinggi.
3. Kualitas warna 256 colors atau high colors.
4. Booting Client dapat dilakukan dengan menggunakan disket 1.44 atau Harddisk.
5. Semua program dan Aplikasi hanya diinstall di server.

K E U N G G U L A N :
1. Investasi murah karena memanfaatkan computer 486 atau Pentium 1.
2. Meningkatkan kinerja PC lama mendekati kinerja server.
3. Sistem security standard Windows NT atau Windows 2000.
4. Mempunyai kemampuan multi-tasking software aplikasi.
5. Mempunyai kemampuan akses Internet langsung (tanpa harus setting IP & softwaretambahan untuk menset proxy server).
6. Client dapat dijalankan tanpa Hard Disk, sehingga mengurangi beban investasi.
7. Pengoperasian dan maintenance jaringan relatif lebih mudah dan mempunyai tingkatkeamanan tinggi.
8. Cocok untuk pengembangan sistem informasi antar divisi,lab. sekolah, laboratoriumkomputer, rental komputer, warnet dan lain-lain.SERVER YANG DIBUTUHKAN :Spesifikasi Server tergantung pada jumlah komputer client yang akan digunakan. Semakin banyak jumlah client, maka idealnya membutuhkan Server dengan spesifikasi tinggi.Contoh:Pentium IV 1.8 Ghz, 256 MB RAM, Hardisk 20 GB, LAN Card.Bisa untuk mengcover 10 - 20 pc client

PC CLONING CITRIX META FRAME XP 1.0

Citrix Meta Frame XP adalah program PC Cloning atau Teknologi yang menggunakan Terminal Service pada Jaringan Komputer Lokal (LAN) yang menggunakan kabel LAN atau jaringan tanpa kabel seperti Wide Area Network (WAN). sistem Pc cloning ini memiliki kelebihan unutk bisa memberdayakan komputer client untuk bisa seperti komputer server.
Pc Cloning ini digunakan dengan tujuan agar komputer client yang lama dapat menggunakan aplikasi yang baru yang tidak dapat dijalankan di komputer versi P III kebawah. hanya dengan mengunakan satu Komputer yang berkecapatan tinggi untuk dijadikan server.
Xitrix Meta Frame ini menggunakan software atau terminal service pada windows 2000 server keatas atau Windows NT.
Berikut Cara Instalasi Xitrix Meta Frame XP :



§ Masukkan CD Metaframe XP pada CD ROM Drive

§ Klik Start, Run, Browse, Pilih Drive CD ROM

§ Klik Folder SERVER

§ Klik AUTOROOT, akan tampil menu pilihan setup

§ Klik Metaframe Xp Setup

§ Klik I Agree

§ Klik NEXT

§ Data Store Configuration, klik NEXT

§ Create New SERVER farm, klik NEXT

§ User local database for the data store

§ Use Default, klik NEXT

§ Server Farm, katik bebas misalnya KOMPUTERKU

§ Klik NEXT

§ Pilih Operate in mixed made with Metaframe 1.8 Server

§ Klik NEXT

§ Farm Adminstrator

§ Klik NEXT

§ Valide User Name

§ Klik YES

§ Klik SPX, lalu klik NEXT

§ Pilih Modem setup, klik NEXT

§ Ica session shadowing, klik NEXT

§ Drive mapping, kllik NEXT

§ Server Drive reassignment, klik NEXT

§ Citrix x’ral Service, klik NEXT

§ Nfuse setup, kllik NEXT

§ Perform Instalation, klik NEXT

§ Citrix ICA client distribution, klik NEXT

§ Pilih :

Setup from network
Klik Browse
Klik lokasi folder CLIENT di CD ROM
Klik Open, lalu NEXT



§ Klik Typical

§ Tunggu sampai instalasi dilanjutkan

§ Setelah tampil License Number, isi dengan nomor yang
terdapat di CD ROM Citrix Metaframe XP


§ Klik ADD

§ Kllik NEXT

§ Klik Restart

§ Computer akan melakukan booting ulang sebagai akhir
instalasi.

Mengatur Publish Aplication



Publish Application adalah fasilitas yang digunakan untuk menyusun. Aplikasi yang akan
ditanpilkan di masing-masing client. Tampilan client bisa seluruh area desktop sebagaimana server, atau hanya program aplikasi tertentu yang akan dikloning, misalnya hanya Microsoft Word saja atau Internet Explorer. Pengaturan publish Application terdapat pada bagian Citrix Management Console.



Untuk mengatur Publish Application dengan tampilan seluruh desktop di client :

§ Klik Start, pilih Programs

§ Pilih dan klik Citrix Management Console

§ Ketikkan password Administrator

§ Klik OK, selanjutnya akan tampil Jendela Server Farm

§ Klik tombol kanan mouse di bagian Applications

§ Pilih dan klik Publish Application

§ Isi kotak yang tampil

§ Display Name :misalnya : desktop

§ Application Description :boleh diisi

§ Klik NEXT

§ Klik Publish Desktop

§ Program Neighborhood Folder : ketikkan nama folder
bebas

§ Beri tanda cek untuk

ü Add to the client’s start menu

ü Add shortcut to the client’s desktop.

§ Session Windows Size :pilih yang sesuai

§ Color :pilih yang di kehendaki

§ Klik Next

§ Beri tanda cek untuk Minimum Requirement jika di
clien hanya program Sound Card

§ Pada Spesifiy Server,klik add,klik NEXT

§ Pada Domain pilih nama server

§ Pilih user pada Available Accounts

§ Klik add

§ Klik Finish



Jika anda menghendaki Publish Application dengan tampilan di client hanya program Microsoft
Word saja, lakukan langkah berikut ini;



§ Anda masih di Citrik Management Console

§ Klik tombol kanan mouse di bagian applications

§ Pilih dan klik publish Aplication

§ Isi kotak yang tampil

§ Display Name :misalnya:Work

§ Aplication Description :boleh di isi

§ Klik NEXT

§ Klik Publish Aplication

§ Klik Browse,kemudian klik server

§ Klik Drive C ,klik Prigram Files

§ Klik Microsoft Office ,klikoffice10

§ Pilih dan klik Winwort.exe

§ Klik NEXT

§ Prigram Neighborhood Folder: ketikkan nama forder
Word

§ Beri tanda cek untuk

ü Add to the client’s start menu

ü Add shortcut to the clien’s desktop

§ Session Windows Size :pilih yang sesuai

§ Color :pilih yang di kehendaki

§ Klik NEXT

§ Beri tanda cek untuk ( ) Minimum Requirement jika di
Client terdapat Soud Card

§ Pada Spesify Server ,klik Add ,klik NEXT

§ Pada Domain pilih nama Server

§ Pilih User pada Avai lable Accounts

§ Klik Add ,klik Finish

Selasa, 12 Agustus 2008

TCP/Ip Pada Windows 2003 server

TCP/IP
Ada banyak protocol jaringan yang didukung di dalam Microsoft Windows 2003 Server. Namun demikian TCP/IP adalah protocol utama yang dipakai di Microsoft Windows 2003 Server dan merupakan default protocol jaringan yang ada ketika Anda menginstal Microsoft Windows 2003 Server. Banyak layanan jaringan di Microsoft Windows 2003 Server ini memakai TCP/IP dan beberapa layanan, seperti Internet Information Server (IIS) dan Active Directory, mensyaratkannya untuk diinstal. TCP/IP merupakan suatu protocol yang dapat diarahkan yang dipakai oleh kebanyakan wide area network (WAN) dan Internet. Protocol lain, misalnya NetBEUI (NetBIOS Enhanced User Interface), dirancang hanya untuk local area network (LAN) sehingga tidak mendukung konektivitas Internet. Persoalan ini perlu dipertimbangkan ketika Anda merencanakan jaringan Anda.



Konfigurasi dan Instalasi TCP/IP Windows Server 2003
Di sini saya akan mendeskripsikan prosedur untuk menginstal dan mengonfigurasi TCP/IP Microsoft Windows Server 2003. Ikuti prosedur ini jika Anda sebelumnya tidak menginstal protocol jaringan TCP/IP pada komputer yang sedang Anda pakai untuk mengerjakan prosedur-prosedur latihan selama kursus ini.
1. Menginstal TCP/IP
TCP/IP dapat dipakai dalam lingkungan jaringan yang bervariasi mulai dari LAN yang kecil sampai Internet global. Ketika Anda mengoperasikan Windows 2003 Setup, TCP/IP diinstal sebagai default protocol jaringan bila suatu adapter jaringan dideteksi. Oleh karena itu, Anda hanya perlu menginstal protocol TCP/IP kalau default pilihan protocol TCP/IP ditindih selama proses setup atau Anda sudah menghapusnya dari suatu koneksi di dalam Network and Dial-Up Connections.
1.1. Menginstal Protocol TCP/IP
Pada latihan ini, Anda akan menginstal TCP/IP pada Local Area Network Connection in Network and Dial-Up Connections. Anda harus me-logon sebagai seorang administrator atau seorang anggota dari Administrator group agar mampu menyelesaikan latihan ini. Untuk menginstal TCP/IP pada koneksi jaringan area lokal
Klik Start
Klik Programs
Klik Connect To
Klik Show All Connections. Muncul kotak dialog Network And Dial-Up Connections
Klik kanan Local Area Connection
Klik Properties. Muncul kotak dialog Local Area Connection Properties
Klik Install. Muncul kotak dialog Select Network Component Type
Klik Protocol
Klik Add. Muncul kotak dialog Select Network Protocol
Klik Internet Protocol (TCP/IP) seperti dijelaskan pada Gambar 9.
Klik OK. Protocol TCP/IP diinstal dan ditambahkan ke daftar Components di kotak dialog Local Area Connection Properties
Klik Yes apabila akan merestart komputer Anda.
Klik Close untuk menutupnya.

















Gambar 1. Memilih untuk menambah komponen Internet Protocol (TCP/IP).
1.2. Mengonfigurasi TCP/IP
Jika Anda baru pertama kali mengimplementasikan TCP/IP pada jaringan Anda, maka Anda harus menyusun suatu rencana yang rinci untuk pengalamatan IP pada jaringan Anda. Skema pengalamatan jaringan TCP/IP Anda dapat mencantumkan entah alamat pribadi atau alamat umum. Anda dapat memakai entah alamat pribadi atau alamat umum bila jaringan Anda tidak dihubungkan ke Internet. Namun demikian, Anda kemungkinan besar akan mengim-plementasikan beberapa alamat IP umum untuk dukungan inter-konektivitas Internet. Hal ini karena device-device yang dihubungkan secara langsung ke Internet memerlukan suatu alamat IP umum. InterNIC memberikan alamat-alamat umum ke Internet Service Provider (ISP). ISP, pada gilirannya, memberikan alamat IP ke organisasi ketika konektivitas jaringan dibeli. Alamat IP yang diberikan melalui cara ini dijamin bersifat unik dan sudah diprogram ke router Internet agar lalu lintasnya mampu menjangkau host tujuan.
Selanjutnya, Anda dapat mengimplementasikan suatu skema peng-alamatan pribadi untuk melindungi alamat-alamat internal Anda dari sisa Internet dengan mengonfigurasi alamat-alamat pribadi pada semua komputer di jaringan (atau intranet) pribadi Anda. Alamat-alamat pribadi tidak dapat dijangkau di Internet karena alamat tersebut terpisah dari alamat-alamat umum dan alamat tersebut tidak tumpang tindih.
Anda dapat memberikan alamat IP di Windows 2003 secara dinamis dengan memakai Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dan Anda dapat mengalamatkan pemberian itu dengan memakai Automatic Private IP Addressing. Anda dapat juga mengonfigurasi TCP/IP secara manual. Anda mengonfigurasi TCP/IP pada sebuah komputer yang didasarkan pada fungsinya. Misalnya, server pada suatu hubungan server/client di dalam suatu organisasi mesti diberikan suatu alamat IP secara manual. Namun demikian, Anda dapat mengonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui server DHCP untuk mayoritas client di sebuah jaringan.
1.3. Konfigurasi Dinamis
Komputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.
Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:
Klik Start
Klik Programs
Klik Connect To
Klik Show All Connections
Klik kanan Local Area Connection
Klik Properties
Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)
Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking
Klik Obtain An IP Address Automatically
Klik OK
Gambar 2. Mengonfigurasi komputer Anda untuk memperoleh seting-seting TCP/IP secara otomatis.
1.4. Konfigurasi Manual
Beberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.
Untuk mengonfigurasi sebuah komputer TCP/IP agar memakai pengalamatan statis:
Klik Start
Klik Programs
Klik Connect To
Klik Show All Network Connections
Klik kanan Local Area Connection
Klik Properties
Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)
Klik Properties
Pilihlah Use the Following IP Address
Anda kemudian harus mengetik alamat IP, subnet mask, dan default gateway. Kalau jaringan Anda mempunyai sebuah server DNS, maka Anda dapat mengatur komputer Anda agar memakai DNS.
Untuk mengatur komputer Anda agar memakai DNS
Pilihlah Use The Following DNS Server Addresses
Di dalam Preferred DNS Server and Alternate DNS Server, ketiklah alamat-alamat server DNS primer dan sekunder seperti ditampilkan Gambar 3. berikut ini




Gambar 3. Mengonfigurasi setting-setting TCP/IP secara manual pada komputer Anda.
Anda dapat mengonfigurasi juga alamat-alamat IP tambahan dan default gateway dengan melaksanakan prosedur di bawah ini.
Untuk mengonfigurasi alamat-alamat IP tambahan dan default gateway:
Di dalam kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties, klik Advanced
Pada tab IP Settings di dalam IP Addresses, klik Add
Di dalam IP Address And Subnet Mask, ketiklah suatu alamat IP dan subnet mask, lalu klik Add
Ulangi langkah 2 dan langkah 3 untuk setiap alamat IP yang ingin Anda tambahkan, lalu klik OK
Pada tab IP Settings di dalam Default Gateway, klik Add
Di dalam Gateway And Metric, ketiklah alamat IP dari default gateway dan metrik, lalu klik Add. Anda pun dapat mengetik sebuah angka metrik di dalam Interface Metric untuk mengonfigurasi metrik yang lazim bagi koneksi ini
Ulangi langkah-langkah 5 dan 6 untuk setiap alamat IP yang akan Anda tambahkan, lalu klik OK
2. Pemberian Alamat IP Pribadi yang Otomatis
Pilihan konfigurasi alamat TCP/IP yang lain adalah memakai Automatic Private IP Addressing saat DHCP tidak tersedia. Pada Windows versi-versi sebelumnya, konfigurasi alamat IP dapat dikerjakan entah secara manual ataupun secara dinamis melalui DHCP. Jika suatu client tidak mampu untuk memperoleh sebuah alamat IP dari sebuah server DHCP, maka layanan-layanan jaringan untuk client itu tidak tersedia. Fasilitas Automatic Private IP Addressing pada Windows 2003 mengotomatiskan proses pemberian suatu alamat IP yang tidak dipakai dalam situasi bahwa DHCP tidak tersedia.
Alamat Automatic Private IP Addressing dipilih dari blok alamat 169.254.0.0 yang disediakan Microsoft dengan subnet mask 255.255.0.0. Ketika fasilitas Automatic Private IP Addressing pada Windows 2003 dipakai, suatu alamat di dalam rangkaian pengalamatan IP yang disediakan Microsoft dari 169.254.0.1 sampai 169.254.255.254 diberikan ke client. Alamat IP yang diberikan akan dipakai sampai sebuah server DHCP diletakkan. Subnet mask 255.255.0.0 secara otomatis dipakai.
3. Menguji TCP/IP dengan Ipconfig dan PING
Anda harus selalu memverifikasi dan menguji konfigurasi TCP/IP Anda untuk memastikan komputer Anda dapat berhubungan ke jaringan dan host TCP/IP yang lain. Anda dapat mengerjakan pengujian konfigurasi TCP/IP yang mendasar dengan memakai utiliti Ipconfig dan utiliti PING.
Dengan Ipconfig, Anda memverifikasi parameter-parameter konfigurasi TCP/IP pada sebuah host, yang meliputi alamat IP, subnet mask, dan default gateway, dari command pormpt. Hal ini bermanfaat dalam menentukan apakah konfigurasi itu diinisialisasi atau sebuah alamat IP duplikat dikonfigurasi.
Untuk memakai Ipconfig dari command prompt:
Bukalah command prompt
Ketika command prompt ditayangkan, ketiklah Ipconfig/all, lalu tekan Enter. Informasi konfigurasi TCP/IP ditayangkan seperti diuraikan pada Gambar 4











Gambar 4. Pemakaian Ipconfig untuk menayangkan informasi konfigurasi TCP/IP.
Setelah Anda memverifikasi konfigurasi itu dengan utiliti Ipconfig, Anda dapat memakai utiliti PING untuk menguji konektivitas. Utiliti PING adalah suatu piranti diagnostik yang menguji konfigurasi-konfigurasi TCP/IP dan mendiagnosa kegagalan koneksi. PING memakai pesan-pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request and Echo Reply untuk menentukan apakah host TCP/IP tertentu tersedia dan fungsional. Seperti utiliti Ipconfig, utiliti PING dieksekusi pada command prompt. Command syntaxnya adalah:
Ping IP_Address
Jika PING sukses, maka muncul sebuah pesan yang mirip dengan ilustrasi
4. Mengonfigurasi Filter-filter Paket
Anda dapat memakai penyaringan paket IP untuk memulai negosiasi-negosiasi keamanan bagi suatu komunikasi yang didasarkan pada sumber, tujuan, dan tipe lalu lintas IP. Hal ini memungkinkan Anda untuk menentukan pemicu lalu lintas IPX dan IP manakah yang akan diamankan, dihalangi, atau diizinkan untuk bisa melintas tanpa dilakukan penyaringan.
Misalnya, Anda dapat membatasi tipe akses yang diizinkan ke dan dari jaringan untuk membatasi lalu lintas ke sistem-sistem yang diinginkan. Anda harus memastikan bahwa Anda tidak mengon-figurasi filter-filter paket yang terlampau restriktif, yang mengganggu fungsionalitas protocol-protocol yang bermanfaat pada komputer. Misalnya, jika sebuah komputer yang sedang menjalankan Windows 2003 ternyata juga sedang mengoperasikan Internet Information Services (IIS) sebagai suatu server Web dan filter-filter paket sudah ditetapkan sehingga hanya lalu lintas berbasis Web yang diizinkan, maka Anda tidak dapat memakai PING (yang memakai ICMP Echo Requests and Echo Replies) untuk mengerjakan pencarian dan pemecahan kesulitan IP dasar.
Anda dapat mengonfigurasi protocol TCP/IP untuk menyaring paket-paket IP yang didasarkan pada:
TCP port number
UDP port number
IP protocol number
5. Latihan Mengimplementasikan Filter-filter Paket IP
Pada latihan ini, Anda akan mengimplementasikan penyaringan paket TCP/IP pada sebuah komputer Windows Server 2003 untuk sebuah koneksi LAN.
Untuk mengimplementasikan penyaringan paket TCP/IP langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Klik Start
Klik Programs
Klik Connect To
Klik Show All Connections
Klik kanan Local Area Connection
Klik Properties. Muncul kotak dialog Local Area Connection Properties
Pilihlah Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties. Muncul kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties
Klik Advanced. Muncul kotak dialog Advanced TCP/IP Settings
Klik tab Options, pilih TCP/IP Filtering
Klik Properties. Muncul kotak dialog TCP/IP Filtering seperti diuraikan pada Gambar 14.
Klik Enable TCP/IP Filtering (All Adapters). Anda sekarang dapat menambahkan penyaringan protocol IP, UDP, dan TCP dengan mengklik pilihan Permit Only, lalu mengklik Add di bawah daftar TCP, UDP, or IP Protocols. Beberapa implementasi penyaringan TCP/IP yang dapat Anda pakai meliputi:
Mengaktifkan hanya TCP port 23, yang menyaring semua lalu lintas kecuali lalu lintas Telnet
Mengaktifkan hanya TCP port 80 pada suatu server yang ditujukan khusus untuk Web demi memproses hanya lalu lintas TCP berbasis Web
Klik OK beberapa kali untuk menutup semua kotak dialog yang terbuka





Gambar 6. Mengatur filter-filter paket TCP/IP di dalam kotak dialog TCP/IP Filtering.

Catatan:
Dengan mengaktifkan hanya TCP port 80, semua komunikasi jaringan di luar port 80 akan dinonaktifkan.
Berdasarkan default, Windows 2003 menginstal protocol TCP/IP jika Setup mendeteksi suatu adapter jaringan. Anda dapat juga menginstal TCP/IP secara manual. Setelah Anda menginstal TCP/IP pada sebuah komputer, Anda dapat mengonfigurasinya untuk memperoleh suatu alamat IP secara otomatis atau mengatur properti-properti konfigurasi secara manual. Anda pun dapat mengimplementasikan filter-filter paket untuk membatasi tipe akses yang diizinkan ke dan dari jaringan demi membatasi lalu lintas ke sistem-sistem yang diinginkan